Tuesday, December 29, 2009

Alan Mulally Figur Dibalik Sukses Ford


Tak percuma manajemen Ford menunjuk Alan Mulally sebagai President dan CEO (chief executive officer). Lewat tangan dinginnya, mantan pilot ini mampu membalikkan kinerja Ford yang sebelumnya babak belur dihantam kerugian, menjadi mesin yang kembali menghasilkan keuntungan.

Karir Mulally sesungguhnya banyak dihabiskan di dunia penerbangan. Sebelum bergabung dengan Ford pada bulan September 2006, pria yang menyukai tenis, golf dan membaca ini, menjabat sebagai Executive Vice President dari The Boeing Company, sekaligus CEO Boeing Commercial Airplanes. Dalam peran tersebut, dia bertanggung jawab untuk semua perusahaan pesawat komersial program dan layanan terkait. Mulally juga adalah anggota Dewan Eksekutif Boeing dan menjabat sebagai eksekutif senior di Pacific Northwest.

Sebelum mencapai jabatan puncak di Boeing, Mulally pada 1994 adalah Senior Vice President Pengembangan Pesawat Boeing Commercial Airplanes Group. Ia bertanggung jawab atas semua kegiatan pembangunan pesawat, operasi uji penerbangan, sertifikasi dan penghubung teknis kepada pihak pemerintah.

Mulally bergabung dengan Boeing pada tahun 1969 dan karirnya terus melesat karena keterlibatannya pada berbagai tipe pesawat Boeing seperti 727, 737, 747, 757, 767 dan 777.

Sepanjang karirnya, pria kelahiran Kansas ini telah diakui kontribusi dan kepemimpinannya di industri, termasuk menjadi nama salah satu dari “The World’s Most Influential People” versi majalah TIME saat majalah terkemuka itu mengeluarkan edisi "TIME 100" pada 2009,. Ia juga dianugerahi "Person of the Year" pada 2006 oleh majalah Aviation Week, dan salah satu dari “The Best Leaders of 2005” dari majalah BusinessWeek.

Kini, tiga tahun pasca kehadirannya di Ford Motor Co, Alan Mulally kembali melanjutkan kiprahnya sebagai "The Trouble Shooter". Mampukah pria simpatik ini kembali menempatkan Ford sebagai produsen otomotif nomor satu dunia?

No comments: