Wednesday, November 16, 2011

Laptop, Riwayat Benda Eks NASA


Di era mobile internet, laptop adalah salah satu benda paling diandalkan. Seperti apa riwayat gadget portable ini?

Selain ponsel, benda paling spektakuler dalam pertumbuhannya adalah laptop. Meski mulai didesak oleh kehadiran netbook dan belakangan tablet, populasi gadget yang kerap disebut juga notebook ini tetap menggila. Tingginya mobilitas pengguna, terutama agar tetap terhubung dengan dunia maya, menjadikan laptop benda idaman yang wajib dimiliki. Apalagi harganya pun makin terjangkau. Laptop dengan kualitas setandar kini bisa ditebus dibawah harga Rp 5 jutaan. Padahal beberapa tahun lalu, bandrolnya masih dikisaran Rp 12 jutaan.

Allan Kay

Milyaran pengguna tampaknya harus berterima kasih kepada Allan Kay. Pada 1970, Allan yang bekerja pada Xerox di Palo Alto Research Center, adalah manusia pertama yang menciptakan komputer seukuran notebook. Dengan mengusung model cardboard, Allan menamakan produk buatannya dengan sebutan Dynabook. Meski masih jauh dari harapan, Dynabook disebut-sebut sebagai cikal bakal komputer portable.

Rupanya perlu waktu bertahun-tahun untuk mewujudkan ide Allan Kay. Pada 1979, William Moggride dari Gride System Corporation menciptakan “The Grid Compass Computer 1109” yang memiliki fungsi sebagai komputer portable. Dengan bahan terbuat dari magnesium case dan lipatan layar yang memancarkan grafis dari electroluminescent, komputer jinjing besutan Moggride itu telah dilengkapi memori berkapasitas 340 kilobytes. William pun patut bangga, karena tidak tanggung-tanggung, lembaga antariksa AS NASA, memborong produk ciptaannya seharga $800 per unit untuk mendukung kesuksesan program ruang angkasa AS.

Setelah The Grid Computer 1109 karya Moggride, evolusi laptop terus berlanjut dengan munculnya nama Adam Osborne. Pendiri Osborne Computer ini, pada 1981 meluncurkan Osborne 1, komputer jinjing seberat 24 pound seharga $1,795 per unit. Dibanding produk sebelumnya, Osborne 1 sudah menawarkan berbagai kelengkapan seperti port modem, 2 floopy drives dan layar 5 inch. Produk ini juga sudah dibundling dengan software program dan batere sehingga pengguna lebih mobile. Sayangnya, meski sudah menyandang predikat “The Real Portable Computer”, Osborne 1 tetap jeblok di pasaran. Barangkali, harga yang masih terbilang mahal, membuat Osborne hanya sayup-sayup terdengar di telinga konsumen.

IBM PC Convertible

Setelah Osborne 1, sejumlah perusahaan lain seperti Gavilan Computer dan Apple pun mencoba peruntungan dengan meluncurkan laptop mereka selang beberapa tahun kemudian. Meski begitu, IBM PC Convertible adalah produk yang bisa dibilang paling sukses secara komersial.

Diperkenalkan pada 1986, produk jebolan IBM ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan fitur yang lebih advance, sehingga mampu menarik animo konsumen. Beberapa diantaranya adalah, 8088 microprocesor, memori 265 kilobytes, dua floopy drives, LCD display, pararel dan serial printer ports, space untuk internal modem. Tak ketinggalan, software suite yang sudah dilengkapi software basic word processing, appoinment calendar, telephone/address book, dan kalkulator.

No comments: