Monday, January 23, 2012

Pangeran Alwaleed bin Talal, Antara Twitter dan Ambisi Bisnis Media


Akuisisi Twitter oleh pangeran Alwaleed bin Talal akhir tahun lalu, mengejutkan banyak pihak. Melalui Rotana Media Group, jaringan konglomerasi yang dipimpinnya, pangeran asal Arab Saudi itu rela merogoh hingga Rp 2,7 trilyun atau sekitar USD 300 juta untuk membeli 3,75 persen saham Twitter.

“Twitter memiliki bisnis yang menjajikan dan mempunyai pertumbuhan yang cukup tinggi dengan pengaruh global. Kesempatan ini sangat cocok untuk bisnis kami,” papar Alwaleed menjelaskan alasan keputusannya bergabung sebagai salah satu investor. Twitter sendiri kini tengah tumbuh secara menjanjikan dengan memiliki lebih dari 100 juta user aktif yang login tiap bulannya. Sementara pasar menilai nilai saham Twitter kini mencapai USD 8 milyar.

Keberanian Alwaled untuk mengambil sebagian saham Twiiter, tak lepas dari trend pertumbuhan social media yang terus meningkat. Harus diakui keberadaan beragam situs jejaring sosial telah mengubah aktivitas masyarakat di seluruh dunia. Melalui situs tersebut, pengguna bisa berbagi apapun yang disukainya, baik informasi ringan, foto hingga video. Pada tahun ini, meski mulai melambat di negara-negara early adopter seperti Inggris dan AS, animo pengguna diprediksi tetap melonjak terutama di negara-negara berkembang. Facebook sebagai situs social media nomor satu, bahkan diperkirakan bakal menggaet 1 milyar pengguna aktif pada Agustus tahun ini.

Disisi lain, Twitter sebagai situs jejaring sosial nomor dua, memilik kelebihan yakni sebagai media pemasaran yang paling murah. Label Twitter sebagai media promosi diprediksi akan semakin menguat pada 2012. Meski sederhana, Twitter mampu menjadi platform yang efektif dalam menyebarkan pesan promosi kepada konsumen dan tidak perlu biaya besar untuk mengkampanyekan merek tertentu.

Alasan sebagai media pemasaran efektif dan berpotensi mendulang revenue, inilah alasan utama yang rupanya mendasari keputusan akuisisi Twitter oleh Alwaleed.

Pangeran Alwaleed bin Talal memang dikenal pandai berbisnis. Gurita bisnisnya menggeliat di sektor saham dan properti. Portofolionya beragam, mulai dari hotel, dan porsi kepemilikan di saham berbagai perusahaan terkemuka seperti Apple, eBay, dan Citigroup.

Selain tetap melakukan ekspansi, milyuner yang oleh Majalah Forbes ditaksir memiliki kekayaan senilai USD 20 milyar ini, pada 2012 mengaku akan lebih fokus pada upaya konsolidasi dan penyelamatan bisnisnya dari hantaman krisis global. Salah satunya melirik sektor-sektor yang aman, seperti media. Menurutnya, “bulan madu” bisnisnya di sektor properti dan infrastuktur saat ini sudah berakhir. “Tahun ini adalah adalah saat untuk memperbaikinya,” tukas Alwaleed .

1 comment:

Unknown said...

Assalamualaikum saya minta maaf posting di blog ini saya atas nama ibu dita TKW arab saudi asal dari sukabumi. maaf sebelumnya kalau lewat tempat ini menceritakan kisah hidup saya bahwa niat saya cuma ingin berbaigi rejeki sama teman teman TKW yang kerja di negara orang bahwa saya menang togel berkat bantuan KI SHOLEH PATY alhamdulilah sekarang saya sudah ada di indon untuk buka usaha jual beli motor bagi teman teman yang kesulitan seperti saya maka langsung aja hubungi KI SHOLEH PATY di nomor TLP 085 244 669 169 di jamin 100℅ bantuan beliu akan megubah hidup anda atau mau di bantu yang lain inilah pesugihan bantuan dari KI SHOLEH PATY(1pesugihan)(2 dana ghaib)(3 penggandaan uang)(4 uang balik)( 5 pemikat)( 6 peglaris bisnis)( 7 angka togel 2d 3d 4d 5d 6d terima kasih